Musi Rawas, Sriwijaya Media – Keharmonisan umat beragama di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menuai apresiasi dari sejumlah daerah. Salah satunya Pemerintah Kabupaten Mura membawa rombongan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Mura untuk melakukan studi kerukunan umat beragama.
Berdasar hasil rapat koordinasi (rakor) dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Mura di kecamatan Tugumulyo beberapa waktu yang lalu, studi wawasan bagi pengurus FKUB tersebut akan dilaksanakan dari tanggal 14 hingga 17 November 2021
Wabup Mura Hj Suwarti menyampaikan, kegiatan studi wawasan FKUB Mura ini diharapkan dapat menambah wawasan serta pengetahuan tentang kerukunan umat beragama dari Kabupaten Lombok Barat.
“Dari kegiatan tersebut, FKUB Mura diharap dapat terus menjaga perdamaian antar agama di Kabupaten Mura,” pinta Wabup.
Sementara itu, Ketua FKUB Mura Misbahul Arifin saat dihubungi sriwijayamedia.com Minggu (14/11/2021) mengatakan saat ini rombongan baru berangkat menuju ke NTB.
Terkait konsep dan model apa yang dapat dijadikan bahan untuk diterapkan di Mura dalam rangka menjaga kerukunan umat beragama, nanti akan disampaikan secara detail setelah kegiatan.
“Setelah selesai seluruh rangkaian studi dan pembelajaran terkait kerukunan model Lombok Barat, Insha Allah bisa kami infokan,” singkatnya.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Mura Depi Siswanto mengatakan dirinya baru akan berangkat menuju NTB pada Selasa 17 November mendatang.
“Rencana ikut nyusul hari Selasa nanti,” papar Depi.
Disinggung jadwal kegiatan serta mengapa NTB yang menjadi pilihan sebagai lokasi studi wawasan, dirinya mengaku tidak mengetahuinya.
“Nah kalu itu dak tau pak, OPD teknis di Kesbangpol dan FKUB Kabupaten Mura,” terangnya.
Kendati Kabupaten Mura selama ini tidak ada permasalahan terkait persoalan kerukunan umat beragama, akan tetapi tidak ada salahnya memiliki keinginan untuk terus belajar terkait dalam membangun kehidupan harmonis antar umat beragama.(mus)









