Relokasi Pasar, Disperindagkop dan UKM Subulussalam Ingatkan Pedagang Disiplin Prokes

  • Whatsapp
Wako Subulussalam H Affan Alfian Bintang didampingi Plt Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Subulussalam Wardiansyah meninjau pasar tradisional jelang relokasi pedagang, Rabu (25/8/2021)

Subulussalam, Sriwijaya Media- Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Subulussalam mengingatkan pedagang pasar tradisional Kota Subulussalam untuk mengikuti anjuran pemerintah dengan selalu disiplin protokol kesehatan (prokes) saat pelaksanaan relokasi nanti.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Subulussalam Wardiansyah, ST., menegaskan pelaksanaan relokasi rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Bacaan Lainnya

“Pesan dari Walikota Subulussalam agar sekitar 40 pedagang yang akan direlokasi tetap menegakkan disiplin prokes demi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” kata Wardiansyah, saat meninjau Pasar Tradisional Subulussalam, Rabu (25/8/2021).

Selama ini, masih kata dia, ruas jalan utama dengan lebar 12 meter menuju ke Pasar Tradisional Subulussalam disesaki para pedagang.

Akibatnya jalan utama mengecil lantaran digunakan pedagang mendirikan lapak-lapak jualan.

”Relokasi ini dilakukan dengan cara humanis dan kekeluargaan dengan melibatkan sejumlah pihak,” terangnya.

Dia berharap pasca direlokasi, para pedagang dapat menjaga kebersihan, tetap menggunakan masker dan selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun serta hand sanitizer.

Pantauan dilapangan, peninjauan yang dilakukan Wako Subulussalam H Affan Alfian Bintang bersama Plt Kepala Disperindagkop dan UKM Subulussalam tetap memperhatikan prokes. Begitu pula dengan pedagang, terlihat menggunakan masker.

Kendatipun ada sebagian kecil pedagang ataupun pembeli yang kedapatan tak menggunakan masker, namun Wako Subulussalam terlihat tak segan mengingatkan dan mengedukasi sembari memberikan masker secara gratis. (Maharudin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *