Gubernur Deru Optimalkan Percepatan PEN Melalui Bansos

  • Whatsapp

Palembang, Sriwijaya Media-Gubernur H Herman Deru meminta para kepala daerah atau Bupati dan Walikota di Sumsel untuk tidak ragu dalam membelanjakan anggaran belanja modal terkait bantuan sosial (bansos). Namun tetap memenuhi aturan serta pendampingan dari kejaksaan dan kepolisian.

Harapan tersebut diungkapkan Gubernur Deru saat membuka Rapat Koordinasi (rakor) penyerapan percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) dan penyaluran program perlindungan sosial serta belanja modal terkait bansos yang dilaksanakan di ruang Rekonfu Polda Sumsel, Jum’at (23/7/2021) siang.

Bacaan Lainnya

Bahkan, Gubernur memberikan apresiasi penuh pada Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri atas inisiasinya yang telah menggelar rakor tersebut sebagai salah satu bagian dari upaya penanganan Covid-19, disamping penyediaan masker, APD dan vaksinasi.

“Rakor ini digelar Kapolda bertujuan mengajak dan mengingat kita sebagai pengguna anggaran baik di provinsi, kabupaten dan kota untuk tidak ragu dalam menyalurkan bansos. Makanya kita apresiasi acara yang bertujuan mulia ini,” tutur Deru.

Deru melanjutkan, jika berbicara tentang penanganan Covid-19 yang dikaitkan dengan anggaran APBD maupun non APBD, perlu adanya dua irisan yakni ada penanganan langsung dan penangan tidak langsung.

“Penanganan langsung mengenai penyediaan medis seperti masker, APD, dan vaksinasi. Penanganan tidak langsungnya seperti acara ini,” ucap Gubernur.

Deru menjelaskan, terjadinya keterlambatan belanja anggaran rata-rata karena prosesnya melalui tender.

“Saya mewakili seluruh Satuan Kerja (Satker) Pemprov, yang terhambat itu rata-rata yang berproses tender. Karena mekanisme tender tetap sama dengan yang sebelumnya, terutama di sektor konstruksi,” papar Gubernur.

Deru berharap ada kebijakan khusus dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), karena perlu regulasi khususnya pembelanjaan non sembako dan non medis.

Deru mengajak semua pihak untuk menghindari terjadinya darurat ekonomi.

“Karena itu, kita perlu berkomitmen, satu visi dan misi menghindari darurat ekonomi dan kita harus hindari betul hal itu terjadi,” terangnya.

Deru menekankan untuk mengoptimalkan anggaran dengan maksimal sesuai dengan aturan dan instruksi pemerintah pusat mengenai percepatan pemulihan ekonomi dan penyaluran program perlindungan sosial serta belanja modal terkait bansos untuk masyarakat.

“Mudah-mudahan pertemuan ini akan memunculkan semangat bagi kita untuk peduli dan mempercepat anggaran, karena ini untuk masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri mengatakan diadakannya rakor ini untuk mendukung program pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan ekonomi.

“Kita berinisiatif untuk menbantu dan bersama-sama menjalankan program dari bapak Presiden, memberikan pengarahan bersama dengan pihak kejaksaaan. Sebab hasilnya nanti untuk masyarakat,” ujar Eko.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel Drs M Rum, SH., MH., mendukung percepatan belanja anggaran sesuai arahan pemerintah pusat.

Dia bersama jajarannya bersedia memberikan pendampingan sesuai dengan kaidah hukum berlaku.

“Saya mendukung percepatan belanja anggaran, terpenting saling jaga satu sama lain. Banyak cara agar belanja anggaran ini optimal,“ papar M Rum.(Ocha)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *