Putus Rantai Covid-19, Legislatif Desak Pemkab Lahat Tegakkan Perda Karaoke

  • Whatsapp

Lahat, Sriwijaya Media- Kalangan anggota DPRD Kabupaten Lahat mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat untuk lebih tegas menegakkan Peraturan Daerah (Perda) tentang tempat karaoke atau hiburan malam yang menggunakan alat elektronik

Ini menyusul makin merebaknya operasional tempat karaoke di malam hari sehingga mengakibatkan kasus Covid-19 di Kabupaten Lahat makin meningkat.

“Kami minta Pemkab Lahat, dalam hal ini Satpol PP untuk benar-benar serius menegakkan Perda tentang tempat karaoke atau hiburan malam. Jika dibiarkan, lonjakan kasus Covid-19 makin menjadi,” kata anggota Komisi IV DPRD Lahat H Nopran Marjani, M.Si., belum lama ini.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, sudah menjadi tugas pokok Satpol PPĀ  Pemkab Lahat menegakkan setiap perda yang dibuat.

Dalam Perda itu, masih kata dia, Pol PP Pemkab Lahat wajib mengambil tindakan secara tegas sesuai dengan aturan berlaku.

“Harus ditindak tegas. Bagaimana Lahat mau terbebas dari Covid-19, jika tempat karaoke ataupun warung remang remang masih beroperasi,” terang H Nopran.

Dia menambahkan aturan yang dibuat hingga menjadikan suatu perda itu melalui proses cukup panjang. Mulai dari digodok oleh DPRD Kabupaten Lahat, berkonsultasi hingga beberapa kali diparipurnakan.

“Artinya butuh proses panjang, energi, waktu dan dana untuk menjadikan suatu aturan itu menjadi Perda yang memiliki kekuatan hukum. Ketika Perda sudah disahkan, kenapa tidak ditegakkan,” ucapnya.

Dia berharap eksekutif serius dalam menangani pandemi Covid-19 dengan menegakkan Perda tersebut.

Menyikapi hal itu, Kasat Pol PP, Linmas, dan Damkar Lahat Fauzan Khoiri Denin AP., MM., mengatakan, pihaknya siap melakukan penertiban lokasi karaoke maupun warung remang-remang yang bandel tetap beroperasi pada malam hari.

“Kami butuh dukungan dari semua pihak terkait, termasuk masyarakat Kabupaten Lahat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kami siap jika diperintahkan untuk mengeksekusi tempat karaoke ataupun warung remang-remang. Tentunya juga ada dukungan dari gugus tugas (Gugas) Covid-19 Lahat,” jelasnya.(ssl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *