Pendataan SDGS ke Desa, Kadus di Mura Bakal Terima Honor Rp10.000 Per KK 

  • Whatsapp

Musi Rawas, Sriwijaya Media – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) bersama Pemerintah Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas melaksanakan kegiatan sosialisasi Sustainable Development Goals (SDGS) tahun 2021, dikantor kecamatan setempat, Sabtu (24/4/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala DPMD Mura Ahmadi Zulkarnain, Camat STL Ulu Terawas Safarudin Husein, Kasi PMD Kecamatan STL Ulu Terawas Romaidi, muspika kecamatan, serta 12 Kepala Desa (Kades), Ketua BPD, anggota BPD, Kades terpilih, kepala dusun (Kadus) serta perangkat desa lainnya.

Bacaan Lainnya

Camat STL Ulu Terawas Safarudin Husein, S.Sos., melalui Kasi PMD Kecamatan Romaidi mengatakan dilaksanakan kegiatan sosialisasi SDGS ini untuk memberikan pengetahuan dan bimbingan bagi kades terpilih maupun BPD, anggota BPD serta perangkat desa.

Tujuannya kedepan nanti, baik para perangkat desa, BPD maupun kades terpilih tidak kaget lagi dengan adanya pendataan SDGS ini.

“Sebab pendataan SDGS ini dilakukan secara individu yang didata secara per Kepala Keluarga (KK) dan per Kadus, guna mensingkronisasikan data penduduk di masing-masing desa,” tutur Romaidi.

Romaidi melanjutkan untuk petugas SDGS ini nanti langsung dikomandoi oleh kadus di masing-masing desa, yang nantinya akan melaksanakan kegiatan pendataan bagi masyarakat yang ada di ruang lingkup dusun yang dipimpin.

Sedangkan honorium bagi kadus nanti untuk melaksanakan pendataan diberikan Rp10.000 per KK, setelah sudah terbentuk kelompok kerja (Pokja) di masing-masing desa.

“Begitu juga nanti akan dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi petugas pendataan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam melaksanakan tugas mendata masyarakatnya,” terang Romaidi.

Sementara itu, Kepala DPMD Ahmadi Zulkarnain melalui Kabid Fasilitasi dan Evaluasi Keuangan Desa Irfan Fauzi menambahkan diketahui bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan pembentukan bagi petugas SDGS di masing-masing desa, agar kedepan nanti dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dalam mendata masyarakat di desa.

“Tujuan akhir yang akan dicapai ialah berupaya menurunkan angka kemiskinan sekaligus mensingkronkan dengan pembangunan di desa. Kami bukan saja mengurusi soal ajuan anggaran dana desa, tapi turut bertangung jawab atas tingginya angka kemiskinan di desa,” terang Irfan.(zul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *