Cari Keadilan, Korban Rudapaksa di Banyuasin Akan Lapor ke Polda Sumsel

  • Whatsapp
Ketua LPPM Banyuasin Herlis Noorida

Banyuasin, Sriwijaya Media – Kasus dugaan dirudapaksa oleh kakak ipar yang menimpa Ibu Rumah Tangga (IRT) sebut saja bernama ES, didampingi Lembaga Perlindungan Perempuan Mandiri (LPPM) Banyuasin berencana mendatangi Polda Sumsel untuk mencari keadilan pada Selasa, (23/3/2021).

“Klien kami ingin mencari keadilan seadil-adilnya. Sangat terpaksa kasus pemerkosaan yang menimpa IRT ini dilaporkan ke Polda Sumsel,” kata Ketua LPPM Banyuasin Herlis Noorida didampingi kuasa hukum dari Peradi DPC Palembang Dadi Junaedi, SH., Senin (22/3)2021).

Bacaan Lainnya

Herlis mengaku dirinya selaku lembaga LPPM sangat kecewa dan menyesalkan atas tidak ada tindaklanjut atas pemeriksaan terhadap pelaku atas nama Ardi Yuli.

“Korban ES melaporkan perbuatan tak senonoh yang dilakukan pelaku tak lain adalah kakak iparnya sendiri,” tutur Herlis.

“Besok, Selasa (23/3/2021) korban didampingi kuasa hukumnya akan melaporkan ke Polda Sumsel. Kalau laporan tak terima, kami akan melanjutkan ke Mabes Polri untuk minta keadilan kasus pemerkosaan ini,” tuturnya.

Dia melanjutkan Es menjadi korban rudapaksa oleh kakak iparnya bernama Ardi Yuli. Keluarga korban sudah dibuat malu oleh pelaku yang kini masih bebas berkeliaran di desa.

“Saya serahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak kuasa hukum dan ibu Ketua LPPM Banyuasin untuk menindaklanjuti kasus yang menimpa saya,” aku ES saat ditemui di Sekretariat LPPM Banyuasin Sembawa.

Korban mengaku saat itu dirinya diancam akan hendak dibunuh apabila tidak menuruti hawa nafsu kakak iparnya.

“Percuma saya memberitahukan kejadian ini kepada suami. Karena malahan saya yang disalahkan,” ucap Es karena suaminya kasihan sama ayuknya sehingga tegah menyalahi saya,” tandas ES. (indra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *