Beranda SUMSEL Usai Divaksin Perdana, Bupati Muba : Kok Saya Lapar

Usai Divaksin Perdana, Bupati Muba : Kok Saya Lapar

450
0
BERBAGI
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin disuntik vaksin Covid-19 Sinovac perdana secara serentak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Selasa (26/1/2020).

-Muba Serentak Vaksin di Fasyankes

Sekayu, Sriwijaya Media- Berbeda dengan daerah lain, pelaksanaan vaksin Covid-19 serentak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ditandai dengan pemberian kartu Identitas (ID Card) kepada warga yang sudah mendapatkan suntikan vaksin.

Kebijakan ini dilakukan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin, Lic., Econ., MBA., sebagai penanda bahwa masyarakat Muba yang telah mendapatkan fasilitas vaksin.

Pantauan di lokasi RSUD Sekayu, tampak Bupati Dodi Reza didampingi istri tercinta Thia Yufada dan Wakil Bupati (Wabup) Muba Beni Hernedi didampingi Susy Imelda Beni serta unsur Forkopimda sangat siap disuntik vaksin.

Tak ada sedikitpun rasa kekhawatiran serta terus menerus meyakinkan masyarakat Muba agar tidak takut disuntik vaksin.

Dengan mengenakan kaos Muba Babel United, sesekali mantan anggota DPR RI dua periode ini mengajak petugas suntik vaksin untuk santai serta tidak grogi.

“Kartu identitas ini kita desain sedemikian rupa yang diperuntukkan bagi warga atau tenaga kesehatan (nakes) di Muba yang sudah divaksin,” ujar Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin usai suntik vaksin Covid-19 Sinovac secara serentak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Selasa (26/1/2020).

Menurut Kepala Daerah Inovatif 2020 ini, dengan adanya ID Card, warga yang sudah divaksin bisa lebih terdata lebih maksimal.

“Memudahkan pengawasan, dan untuk pencetakan ini sudah disiapkan jauh-jauh hari,” terang Bupati.

Dengan bekal ID Card juga, kata Dodi, warga yang ingin bepergian cukup menunjukan ID Card tersebut dan tidak perlu melaksanakan PCR atau rapid antigen.

“Id Card ini original certified, jika ada regulasinya untuk yang sudah divaksin tidak perlu PCR atau rapid antigen. ID Card ini bisa jadi bukti kalau sudah divaksin dan aman untuk bepergian,” jelas Bupati.

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini mengajak warga Muba untuk tidak khawatir dan takut divaksin.

“Ini demi kesehatan kita dan meminimalisir penularan wabah Covid-19 di Muba. Saya bersama pak Wabup dan Forkopimda sudah membuktikan secara langsung kalau vaksin aman, hanya saja saya usai divaksin agak sedikit lapar, mungkin ini efek simpangnya bukan efek sampingnya,” canda Dodi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Muba dr Azmi Dariusmansyah, MARSm, menambahkan vaksin yang diterima pada periode awal ini sebanyak 6.360 vial vaksin diperuntukkan untuk seluruh nakes dan pejabat publik di Muba, dengan dua kali penyuntikan atau dua dosis.

Terkait pendistribusian, vaksin ini diperuntukkan bagi 31 fasyankes dengan rincian 28 puskesmas dan 3 Rumah Sakit (RS) yang ditunjuk sebagai pelaksana.

“Di Muba vaksin yang diterima cukup besar, karena itu berdasarkan sasaran tenaga kesehatan terlebih dahulu, nanti setelah nakes selanjutnya TNI dan Polri,” tandasnya.

Terkait ID Card, selain menjadi kebutuhan database, fungsi lainnya yakni sebagai bekal atau identitas bahwasannya sudah mendapatkan vaksin.

“ID Card ini bisa digunakan untuk bepergian, tanpa harus melewati tahapan rapid test,” terangnya.

Pada kesempatan itu pula, Bupati Dodi Reza juga menyapa nakes dan warga secara virtual yang melaksanakan suntik vaksin serentak di Muba.(rido)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here