Palembang, Sriwijaya Media – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel melalui Asisten III bidang Administrasi dan Umum Prof Dr HM Edwar Juliartha mengapresiasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Siti Khadijah Kota Palembang yang telah melaksanakan wisuda ke XVI tahun 2020, di Grand Ballroom The Sultan Convention Center, Kamis (8/10/2020).
Edwar Juliartha mengatakan suatu lembaga pendidikan tidak mudah untuk menempatkan segala sesuatunya, berbagai macam persoalan, dan tidak mudah dipecahkan, tetapi dengan pengertian bisa terlaksana.
Wisuda itu merupakan bagian dari penghargaan lingkungan. Namun wisuda belum bisa membuktikan apakah anda betul-betul bisa dihargai oleh lingkungan, jika kemudian anda sendiri tidak memberikan tempat yang pantas kepada lingkungan.
Untuk itu, pihaknya berharap jangan sampai berhenti sampai disini saja. Para alumni dituntut bisa beradaptasi dengan lingkungan, belajar, memahami proses apa yang ada didalam lingkungan.
“Sebab pelajaran dikampus adalah sebagian kecil proses dalam kehidupan sebenarnya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua STIK Siti Khodijah DR dr Eddy Sapada, M.Kes., menambahkan hari ini pihaknya melaksanakan wisuda ke XVI untuk diploma III kebidanan, profesi tahun 2020.
Tercatat ada 330 mahasiswa/i diwisuda dengan harapan semoga mereka bisa berkompetisi dengan para lulusan kesehatan yang lain dan dapat meningkatkan ilmunya ke jenjang yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah dari Pemprov Sumsel bisa hadir dalam wisuda ini, walaupun saat ini kita sedang dilanda Covid-19,” katanya.
Ketua Umum Pengurus Yayasan Siti Khadijah, Dr dr Asri Latief Gumay menyampaikan pihaknya akan mengubah alih status dari STIK menjadi Institute yakni Institute ilmu kesehatan dan Science.
“Jadi alih status itu persyaratannya tidak banyak, beda kalau Universitas memerlukan peraturan yang lebih banyak lagi. Dialih status ini, kita tinggal menambah satu fakultas, yang direncanakan yakni fakultas kedokteran, ilmu kebidanan, ditambah profesi yaitu dari Farmasi sebelumnya. Ya, ini mulai digarap tahun depan Insha Allah bisa terealisasi, dan prosesnya hampir setahun,” jelasnya.
Dia mengharapkan kepada alumni supaya bisa bekerja dengan baik dimasyarakat, bisa menjaga harga diri, menjaga almamater STIK Siti Khodijah dan kelangsungan kampus ini.
“Tercatat ada 1.300 mahasiswa dari 4 prodi dengan meluluskan banyak alumni. alhamdulillah kampus ini memiliki bagian administrasi dan lain-lain. Sudah ada kampus yang cukup besar dengan 5 lantai, ruang perkuliahan 4 lantai 2 tower, dan mini hospital”, tegasnya.
Hadir dalam wisuda itu yakni Asisten III Setda Provinsi Sumsel bidang Administrasi dan Umum Prof Dr HM Edwar Juliartha, perwakilan dari Lembaga Layanan Pendidikan Perguruan Tinggi Win, Ketua Umum Pengurus Dr dr Asri Latief Gumay, Ketua STIK Siti Khodijah DR dr Eddy Sapada, M.Kes., Ketua Pengurus STIK Siti Khodijah H Toni Panggarbesi, dan jajaran lainnya.(ton)









