Beranda OKI MANDIRA Menuju Tatanan Kehidupan Baru, Komunitas Jeep Jajal Track Teluk Gelam 

Menuju Tatanan Kehidupan Baru, Komunitas Jeep Jajal Track Teluk Gelam 

237
0
BERBAGI
Kayuagung, Sriwijaya Media-Perlahan tapi pasti. Guna menyongsong tatanan kehidupan baru atau new normal serta menghidupkan kembali geliat ekonomi, terutama di kawasan wisata Teluk Gelam, OKI, puluhan maniak adventure menjajal track offroad yang dibangun di eks lapangan upacara Jamnas 2011 lalu, Sabtu (10/7/2020).
Wisata Teluk Gelam kini memberikan sajian kegemaran dari camping ground (bumi perkemahan), offroad juga cros country atau tour Jeep keliling danau.
Surya (42) dari Komunitas Adhiyaksa Jeep Club mengaku puas usai menjajal jalur ekstrem dan berlumpur ini.
“Teluk Gelam potensial bagi kami untuk bermain bersama teman-teman Jeep. Jalurnya lumayan panjang dengan kombinasi lengkap ada jurang, danau, arena lumpur yang sangat cukup menghangatkan adrenaline teman-teman Jeep,” tuturnya.
Dia berharap menjelang kenormalan baru makin banyak even terselenggara di kawasan ini untuk memancing kedatangan wisatawan, baik domestik maupun luar domestik.
“Kami harap dapat diramaikan lagi dengan event-event yang mampu mengundang wisatawan, jelang normal baru,” ucapnya.
Sementara itu, Munandar, anggota komunitas Adhayksa Jeep Club Sumsel mengatakan sangat berkesan dan ingin kembali mencoba jalur Jeep yang lebih menantang lagi.
“Anak-anak kita dan keluarga bisa aman dan nyaman ketika menjajal jalur ini,” pungkasnya.
Munandar dan anggota komunitas Jeep lain mengaku event seperti ini pastinga sangat membantu pemerintah daerah untuk mempromosikan wisata Teluk Gelam agar bangkit kembali.
“Kami akan datang lagi dan akan undang komunitas adventure lain untuk menjajal track disini,” jelasnya.
Diketahui, Pemkab OKI telah memugar kawasan wisata Teluk Gelam agar hidup kembali. Pemkab OKI telah memperbaiki hotel Kembar Teluk Gelam yang kini dijadikan pusat isolasi bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.
Bupati OKI, H Iskandar, SE menginginkan kawasan ini menjadi medical tourism, atau rumah sakit dengan nuansa pariwisata. Keberadaannya diharapkan menjadi pilihan masyarakat berobat tanpa keluar negeri.
“Orang berobat sekaligus berwisata disini sehingga cepat menyembuhkan penyakitnya atau recovery,” jelas Bupati.
Sebagai bentuk keseriusan pencapaian program, Bupati mengaku pihaknya tengah menyiapkan infrastruktur pendukung serta melakukan kajian perencanaan dan mengundang investor berpengalaman dalam mengelola rumah sakit berkonsep itu.
Dengan begitu, masyarakat bisa mempertimbangkan berobat keluar negeri dan memilih rumah sakit ini yang nantinya memiliki fasilitas kesehatan lengkap.(abu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here