Beranda OKI MANDIRA Pemkab OKI Gaet Operator Perketat Pengawasan di Tol Trans Sumatera

Pemkab OKI Gaet Operator Perketat Pengawasan di Tol Trans Sumatera

192
0
BERBAGI
Kayuagung, Sriwijaya Media-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) bekerjasama dengan operator jalan Tol Trans Sumatera mengawasi keluar masuk angkutan barang dan orang yang melintasi jalan Tol Pematang Panggang-Kayuagung.
Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, H Husin, S.Pd., MM., mengatakan langkah-langkah preventif ini untuk mencegah masuknya virus corona ke Bumi Bende Seguguk.
“Kita ambil langkah-langkah, khususnya di tol ini sebagai upaya preventif untuk mendeteksi atas orang-orang yang masuk ke OKI khususnya dari daerah yang sudah terkena wabah Covid-19,” ujar Sekda Husin saat melakukan pemantauan posko Covid-19 di ruas tol Pematang Panggang-Kayuagung, Kamis, (26/3/2020).
Husin menambahkab berdasarkan data terkini dari Dinas Kesehatan (Dinkes) OKI saat ini terpantau sebanyak 16 orang di OKI masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan 1 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
“Kita terus tingkatkan kewaspadaan dan pengawasan terkait status Covid-19 di Kabupaten OKI. Juga selalu diperbaharui datanya,” terangnya.
Husin mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah tentang jaga jarak fisik untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Masyarakat juga diimbau untuk proaktif melaporkan jika ada tamu luar daerah maupun keluarga yang baru pulang dari daerah terdampak.
“Kita patuhi imbauan pemerintah, hindari dulu kegiatan yang melibatkan orang banyak dan masyarakat agar proaktif melaporkan kepada aparat terdekat terkait kedatangan orang luar ke OKI,” jelasnya.
Sementara itu, PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola tol Pematang Kayuagung memutuskan untuk menghentikan aktifitas di rest area sepanjang tol Pematang Panggang-Kayuagung yang memang belum diserahterimakan dari kontraktor.
“Kami menutup aktivitas di rest area ini karena memang belum selesai masa kontruksi dan belum siap,” tutur Yoni Satyo, Perwakilan PT HK di rest area Km 277.
Bersama pihak Kecamatan Mesuji Raya, lanjut dia, pihaknya menonaktifkan para pedagang kaki lima disekitaran rest area tersebut.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan gerakan pisical-distancing yang digalakkan oleh pemerintah untuk mencegah bertambahnya penularan Covid-19 di sarana infrastruktur yang menjadi fasilitas publik.
Hutama Karya memastikan bahwa perusahaan tetap akan berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi pengguna tol di tengah merebaknya wabah Covid-19 dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan guna pencegahan penyebaran virus yang lebih meluas.(abu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here