Beranda SUMSEL Tak Lama Lagi, RSI Siti Khadijah Terakreditasi Syariah

Tak Lama Lagi, RSI Siti Khadijah Terakreditasi Syariah

176
0
BERBAGI

Palembang, Sriwijaya Media – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 40, Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Khadijah melaksanakan upacara bendera dipusatkan di halaman RSI Siti Khadijah.

Upacara ini dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Mawardi Yahya, Ketua Umum (Ketum) Pengurus Yayasan Islam Siti Khadijah (YISK) dr H Asri Latief Gumay, Sp.B, Direktur Utama RSI Siti Khadijah dr H Jon Ganefi, Sp.PD-Finasim, M.Kes, Pelaksana Tugas Direktur Umum dan Keuangan Dr Suryadi, Sp.MM.Kes, beserta jajaran direksi dan pegawai diruang lingkup RSI Siti Khadijah, dan undangan lainnya, Jumat (28/2/2020).

Dikatakan oleh Ketum Pengurus YISK dr H Asri Latief Gumay, Sp.B, RSI Siti Khadijah tidak akan lama lagi akan terakreditasi Syariah.

“Insha Allah kami akan melanjutkan bagaimana memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat di Sumsel. Kami bersama-sama dengan yayasan akan bergerak supaya bisa mensyiarkan agama Islam di Bumi Sriwijaya. Di HUT ke 40 ini, kami juga akan mengadakan operasi bibir sumbing dan gelah langit-langit gratis untuk masyarakat Kota Palembang khususnya dan Sumsel umumnya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengadakan pengobatan-pengobatan, hingga ke kabupaten dan kota di Sumsel. Seiring dengan makin dewasanya RSI Siti Khadijah, pihaknya akan terus berkiprah melayani masyarakat.

Dia mrngklaim bahwa RSI Siti Khadijah bukan rumah sakit komersial, tapi akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin dengan pembayaran seminimal mungkin.

“Alhamdulillah kita mendapat CSR dari BUMN di Sumsel. Kita akan membuat ruang unit gawat darurat (IGD) permanen yang Insha Allah dilaksanakan Maret ini. Termasuk perbaikan lingkungan, penambahan ambulance dan lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Islam Siti Khadijah, Toni Panggarbesi menambahkan pihaknya konsen bagaimana caranya membesarkan dan membangun RS ini menjadi suatu kebanggaan di Sumsel, bukan hanya di Sumsel tapi di Indonesia.

“Kita ingin membuat RS dicabang-cabang di daerah baik kabupaten atau kota. Alhamdulillah tidak ada kendala, respon wakil rakyat sangat positif,” jelasnya. (ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here