Beranda RAGAM AP II Jalin Silaturahmi Dengan Media

AP II Jalin Silaturahmi Dengan Media

142
0
BERBAGI

Palembang, Sriwijaya Media – Dalam rangka menjalin keakraban dengan rekan media,  manajemen Angkasa Pura II (AP II) melakukan pertemuan dengan rekan-rekan media dihadiri langsung Excetive General Manager (EGM) Bandara SMB II Fahroji, Perwakilan TNI AU SMH Sakedi, Perwakilan KKP Dr Wenti dan Dr Arya, Perwakilan Karantina Ikan Sugeng, Perwakilan Airlines Johnli, Jumat (14/2/2020).

EGM Bandara SMB II Fahroji, mengucapkan terima kasih kepada rekan media yang telah datang dalam undangan silaturahmi dengan jajaran Bandara SMB II.

“Terkait masalah virus corona, sebenarnya tanggal 6 Januari, KKP sudah mendapatkan instruksi harus memasang Therma Scanner. Semua terkait dengan kebutuhan KKP, kita memfasilitasinya saja. Jadi Bandara SMB II memfasilitasi apa yang dibutuhkan teman-teman KKP dan kita hanya mensupport. KKP akan menjelaskan apa saja alat yang sudah masuk ke bandara SMB II,” ujarnya.

Dalam pertemuan ini, pihaknya berharap rekan media dapat memberikan masukan demi kemajuan bersama.

“Ya, mudah-mudahan pertemuan seperti ini akan diselenggarakan secara rutin,” ungkapnya.

Menurut Perwakilan KKP Dr Wenti dan Dr Arya, terkait Virus Corona, Menteri Kesehatan telah mengirimkan surat edaran per 31 Januari 2020 perihal untuk melakukan peningkatan kewaspadaan.

“Kewaspadaan dilakukan baik di pintu masuk bandara SMB II maupun pelabuhan laut. Tentu dengan meningkatkan kesiapan, mengaktifkannya continue agency yang dimiliki selama ini,” bebernya.

Ditambahkan Stasiun Manager PT Garuda Indonesia Cabang Palembang, Sunan Harahap, terkait larangan membawa buah durian karena baunya menyengat, walaupun sudah dipasang, ada kebijakan dari maskapai.

“Dari awal kita jaga, jangan sampai durian menyengat ke pesawat. Karena seluruh airline juga telah menerapkan itu semua. Ya, durian hanya bentuk yang matang, atau yang sudah dikelola saja diperbolehkan. Kecuali bagi pengunjung yang membawa hewan peliharaan, tapi yang jinak dan tidak buas diperkenankan.  Kan ada cargo khusus,” pungkasnya.(ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here